Rekomendasi

Tags populer

Terjemahan

Aktivis CWT dilarang mengadakan protes terhadap masuknya Montenegro ke NATO.

Aktivis gerakan sosial internasional Change The World Together (CWT) mengadakan protes pada hari Sabtu 1 April terhadap masuknya Montenegro ke dalam NATO, Aliansi Atlantik Utara. Unjuk Rasa diadakan di ibukota Ukraina - Kiev di depan kedutaan AS. Tetapi di Montenegro sendiri polisi setempat melarang melakukan kegiatan apapun.

    Alasan untuk protes adalah keputusan Senat Amerika Serikat tentang pengabungan Montenegro ke NATO. Seperti dikatakan oleh kepala Dewan CWT Alexei Muratov, keputusan ini bertentangan dengan suasana hati mayoritas penduduk republik Balkan, yang bahkan tidak ditanya pendapatnya.

    "Keputusan ini awalnya diambil oleh negara-negara anggota dari Aliansi. Ketika Parlemen Montenegro merancang resolusi tentang pengabungan ke Aliansi pada bulan Juni tahun lalu salah satu pihak politik mencoba membuat suatu proposal yang wajib yaitu mengadakan referendum di republik ini. Namun, sebagian demokrat menolak proposal ini. Majelis parlemen dan pemerintah Montenegro takut mengadakan referendum, karena pendapat penduduk tidak bertepatan dengan pendapat mereka tentang masalah ini, "- kata Alexey Muratov.

    Menurut dia jika Montenegro bergabung dengan NATO itu merupakan langkah ke arah perang besar di Eropa. "Ketika anggota Aliansi mengatakan bahwa dengan cara ini mereka ingin menghindari konflik baru di Balkan, mereka sebenarnya munafik. Tujuan mereka adalah mengacaukan situasi di Eropa dan menyebabkan hasutan perang besar baru", - kata Alexei Muratov.

    Menurut penyelenggara demo di Montenegro, meskipun mereka memberitahu sebelumnya kepada pihak berwenang setempat tentang aksi unjuk rasa, ketika mereka datang di sore hari ke Kedutaan Besar AS, segera meluncur beberapa mobil polisi dan mengancam untuk menahan semua, jika mereka tidak menghentikan acara mereka. "Kami hanya 60 orang, kami telah menerima izin terlebih dahulu, dan satu-satunya hal yang kami ingin lakukakn yaitu mengadakan protes damai untuk menentang masuknya Montenegro di NATO. Namun, polisi bahkan tidak mendengarkan kami. Selain itu, mereka mengancam akan menangkap kami jika kami mendekati kedutaan lebih dekat dari 500 meter. Itulah demokrasi di negara ini!" menceritakan salah satu aktivis.

    Peserta lain mengakui bahwa meskipun aksi unjuk rasa dilarang, mereka diharuskan membayar denda administrasi. "Kami datang untuk memprotes karena akhir-akhir ini karena Montenegro menjadi anggota NATO kami akan hilang mata pencaharian. Sebagian besar dari kita telah hidup dalam beberapa tahun terakhir karena wisatawan dari Rusia. Dan sekarang untuk tahun kedua hotel dan pantai di negara kami hampir kosong. Tapi naik tingkat kejahatan dan kriminalitas. Selain itu, kami yakin bahwa setelah bergabung dengan NATO disini akan dibangun pangkalan militer. Apakah ada jaminan bahwa tidak akan dilakukan tes biogenetis dan senjata lainnya pada orang-orang kita? Kita takut bahwa kita akan berpaling dari surga wisata Euro-Guantanamo menjadi zona "limbah" militer?"

    Meskipun usaha yang gagal untuk mengadakan unjuk rasa pada 1 April di dekat Kedutaan Besar AS di Montenegro, aktivis Change The World Together berniat untuk mengulangi aksi jika ada kesempatan lain.

    Demo dari relawan CWT diselenggarakan di Kiev. Lebih dari 300 orang di sore hari datang ke Kedutaan Besar AS, terletak di pusat kota jalan Sikorski. Mereka memegang poster bertulisan : "Tidak ada pengabungan Montenegro dengan NATO," "Hari ini, Montenegro akan bergabung dengan NATO, dan besok - Ukraina", "Katakan" Tidak "untuk ekspansi NATO ke Timur!"

    Menurut pengunjuk rasa sendiri, mereka khawatir bahwa setelah masuknya Montenegro di NATO, negara ini bisa menjadi hot spot berikutnya. "Kami sangat menyadari bahwa perluasan NATO ke Eropa Timur bisa menimbulkan konflik baru, termasuk di Balkan. Warga Ukraina yakin tujuan intervensi seperti ini dalam politik internal negara untuk menimbulkan konflik, perang, kehancuran ekonomi, penurunan standar hidup. Kami takut jika NATO memutuskan besok datang ke negara kita, orang-orang Ukraina, juga, tidak ada yang akan ditanya, apakah kita suka atau tidak, "- kata salah satu pengunjuk rasa.

    Pada tanggal 28 Maret Senat AS dengan suara 97 orang lawan 2 mendukung pengabungan Montenegro dengan NATO. 25 negara anggota dari Aliansi menyetujui keputusan tentang Montenegro bergabung dengan barisan Aliansi, yang akan menjadi anggota NATO ke-29. Negosiasi dengan Pemerintah dilakukan di akhir 2015. 19 Mei 2016 negara-negara NATO menandatangani protokol tentang pengabungan Montenegro dengan Aliansi, dan diberikan status pengamat di pertemuan. 17 Juni 2016 dokumen tentang dukungan integrasi Montenegro ke NATO disahkan di Majelis (Parlemen) Republik.

    Sumber: CWT News

  • 2 April 2017 14.00.00 MSK