Rekomendasi

Tags populer

Terjemahan

Aleksey Muratov: Sebuah revolusi dalam dunia blockchain dapat menghancurkan gagasan cryptocurrency desentralisasi

Di dunia blockchain akan terjadi sebuah revolusi yang benar-benar dapat menghancurkan gagasan mata uang elektronik yang terdesentralisasi. Pemicu revolusi ini bisa menjadi Pemerintah Cina, diberitakan oleh Ketua gerakan sosial internasional Change The World Together (CWT) Alexei Muratov saat konferensi tanggal 18 Maret di Johannesburg.

    Rasakan perbedaan

    Menurut Alexei Muratov, saat ini semua tanda-tanda bahwa pemerintah China bermaksud untuk memprivatisasi Bitcoin. "Bagaimana ini bisa terjadi? Untuk melakukan ini, Anda harus memindah ke pemilik tungal lebih dari setengah dari seluruh jumlah Bitcoin, serta fasilitas mining yang menciptakan blok, kemudian pemiliknya dapat mengubah aturan main untuk kepentingan tertentu. Dalam dunia blockchain, ini disebut Hard Fork. Artinya, situasi di mana pengembang atau pemilik fasilitas secara sepihak memutuskan membuat versi jaringan baru dimana sebagian aturan berbeda dari versi aslinya. Jadi sekarang Cina memiliki setiap kesempatan untuk menerapkan hard fork Bitcoin di Bitcoin Unlimited", - kata ketua dewan CWT.

    Dia mengingatkan bahwa situasi yang sama baru-baru ini terjadi dengan cryptocurrency lainnya - Ethereum (Ethereum). "Ini mata uang digital kedua setelah Bitcoin, dan baru-baru juga terjadi hard fork yang disebabkan oleh serangan hacker pada versi klasik. Pada Juni tahun lalu, seseorang mulai secara anonim menarik uang melalui bursa. Orang dengan mata mereka sendiri menyaksikan dana dicuri, itu sama seperti menonton sebuah perampokan bank lewat siaran langsung. Akibatnya, seorang hacker yang memperoleh sekitar $ 50 juta online sesuai rate di saat pencetakan. Pengembang berhasil menghentikan pencurian dan mentransfer dana ke kontrak lain, tapi ini hanya tindakan sementara. Untuk mencegah penarikan lebih lanjut dari aset yang dibutuhkan membuat versi baru, maka terjadi perpecahan Ethereum ", - kata Alexei Muratov.

    Menurut dia, mayoritas pengguna mendukung fork sementara. "Memahami semua risiko setelah kode lama dipecahkan, mayoritas bursa, layanan, situs web dan pengembang mendukung hard fork. Sebagian besar penambang tanpa syarat percaya kepada pengembang ekosistem Ethereum, sehingga mereka mengikuti pengembang selama hard fork. Namun tetap ada minoritas pengguna yang masih menggunakan versi lama. Akibatnya, saat ini ada perbedaan rate antara versi-versi. Dalam sistem lama, biaya satu unit adalah sekitar $ 2, dan versi baru sekitar $ 45, " kata Alexey Muratov.

    Apa triknya?

    Kita sekarang kembali ke Bitcoin dan apa yang sekarang terjadi padanya di Cina. Seperti diceritakan Alexei Muratov, otoritas China memblokir di bursa saham negara, lebih dari setengah dari semua jumlah Bitcoin yang ada. "Sekarang pihak berwenang Cina mencoba mengambil kendali semua peternakan mining lokal yang membuat blok (server). Sekarang saya mengerti mengapa peralatan pertambangan Bitcoin produksi lokal awalnya beroperasi selama setengah tahun di Cina, tidak dijual, tapi disewakan kepada negara lain, dan selalu di negara asal. Trik terletak pada kenyataan bahwa sekarang produsen memiliki kesempatan untuk mengambil kendali atas semua peralatan mining Cina dan memperkenalkan versi Bitcoin baru melalui peralatang tsb" - kata kepala dewan CWT

    Menurut dia, sebenarnya pemerintah China kini tengah mempersiapkan sebuah fork Bitcoin. "Semua syarat untuk pemisahan dan transfer mayoritas pengguna ke versi Bitcoin Unlimited yang diperlukan akan dibangun di bawah pengawasan pihak berwenang di China. Sebagian besar layananterkonsentrasi di tangan mereka dan negara akan memiliki sebagian besar pengguna Bitcoin, yang akan dipaksa untuk menerima peraturan sistem baru. Mereka tidak bisa lagi mengontrol Bitcoin, kontrol cryptocurrency secara bertahap akan bergerak dari pengguna kecil untuk pemain yang lebih besar sampai hanya akan ada 2 atau 3 perusahaan besar. Mereka akan dapat terus bekerja dengan Bitcoin dan orang lain hanya harus mempercayai kepada mereka. Dan memanipulasi, memaksakan regulasi dan pengawasan kepada dua atau tiga perusahaan akan jauh lebih mudah untuk pemerintah "- menjelaskan risiko hard fork Bitcoin Alexei Muratov.

    Apa yang harus dilakukan?

    Ketua Dewan gerakan Change The World Together mengungkapkan keyakinan bahwa ini akan mengakibatkan fork dan Bitcoin akan menjadi bank modern dengan sejarah pendirian yang unik. "Dengan kata lain, kita kembali lagi ke sistem perbankan terpusat, tetapi tidak lagi dengan uang fiat tetapi dengan elektronik dalam bentuk Bitcoin. Jika sebelumnya seluruh sistem keuangan global berbaris dan dikendalikan oleh Federal Reserve System dari Amerika Serikat, sistem keuangan baru, jika dibangun dengan Bitcoin akan dikendalikan oleh China dan pool mining yang berada di Cina juga. Artinya, kita akan kembali semula ", - kata Alexei Muratov.

    Sekarang ada risiko serius bagi pengguna Bitcoin yang akan dipaksa untuk pindah ke Unlimited. "Sudah pengembang sedang memperbaiki masalah serius dalam penggunaan program. Sejak 14 Maret, hampir 70% dari node yang mendukung Bitcoin Unlimited, jadi offline karena kesalahan dalam kode. Kesalahan yang diidentifikasi membuka kerentanan melalui jenis pesan tertentu yang akan dikirim ke situs, "- kata Alexey Muratov.

    Apa yang harus pengguna Bitcoin melakukan untuk meminimalkan risiko sentralisasi cryptocurrency? "Sekarang pada tahap ini, sebelum Bitcoin hilang, Anda dapat membuat mata uang elektronik baru. Dan pekerjaan ini sedang dilakukan. Tim ahli kami, pengembang dan programmer dari berbagai negara telah bergabung untuk membuat cryptocurrency desentralisasi baru, yang akan menjadi alternatif untuk Bitcoin jika ada hard fork dan mengambil jalan pemisahan dari pusat kendali Cina. Kami menunggu otoritas China mengekspresikan niat mereka sebenarnya dan menciptakan fork. Biarkan mereka mengungkapkan niat asli mereka, dan kemudian kami dapat bertindak", - kata kepala dewan CWT pada saat konferensi di Johannesburg (Afrika Selatan).

    Dalam kasus apapun, menurut Alexei Muratov, perlu menilai risiko yang timbul secara objektif dan pantang menyerah. "Kita tidak boleh meremehkan konsekuensi tindakan pemerintah Cina saat ini, yang dengan jelas menunjukkan keinginannya untuk memprivatisasi Bitcoin. Kita tidak bisa membiarkan sentralisasi cryptocurrency terbesar Bitcoin dan beralih ke bank baru. Jika itu terjadi, kita akan kehilangan kepercayaan pendukung kami, aktivis dan jutaan pengguna cryptocurrency di seluruh dunia ", - menyimpulkan Alexei Muratov.

    Sumber: CWT News

  • 18 Maret 2017 19.52.00 MSK